Cari Blog Ini

Rabu, 24 Maret 2010

Bissmillahi rohmanirohiimm...

Orang gila sudah menggila nakin gila tatkala disapa dan di sanjung " Hai orang GILA...."
Apa tanggapan anda? Emosi? jika itu anda? Kenapa?
Jangan bohong lah.. Semua orang juga merasa. Apa itu nama nya "Emosi". Menurut yang pernah saya baca, kata "emosi" diturunkan dari kata bahasa Perancis, émotion, dari émouvoir, 'kegembiraan' dari bahasa Latin emovere, dari e- (varian eks-) 'luar' dan movere 'bergerak'. "Motivasi" juga diturunkan dari movere.

Itu adalah istilah yang ber hubungan erat dengan perasan, pikiran dan perilaku yang terdapat dalam suatu kepribadian mental atau fisiologis. Semua orang baik tua, muda, besar, kecil, kaya, miskin, dan orang-orang yang "kepribadiannya" minus pun punya apa itu emosi.

Emosi ini seperti layak nya api. Bermanfaat, namun juga ber akibat. Entah baik atau buruk semua di nilai dari cara kita kendalikan emosi itu. Dan..menurut yang saya amati.. Seorang akan lebih cepat menyatakan bahwa dirinya itu emosi ketika melalui proses dialog yang saling bertentangan. Maksudnya..emosi lebih cepat tersulut ketika kita melaksanakan "Debat".

Eitt.. Tunggu dulu..di atas sudah di buka bentuk emosi bukan hanya marah. Senyum, ketawa, nangis, diam, dan banyak lagi yang lain nya..
Dan ketika orang tersebut sudah atau hampir merasa bahwa pendapatnya "di kalahkan" merasa hal yang sama. itu emosi..
"Jangan emosi dulu lah bung..." Ini waktu adanya penjelasan yang tidak diterima.

Lha koq jadi amburadul ini tulisan... Waah wahh.. maaf saudara sekalian saya agak nglantur..
Kita lanjut kan.

Emosi itu ditunjukan oleh masing-masing manusia secara berbeda. Ya memang sudah takdir Tuhan manusia diciptakan berbeda.

Seorang perampok misalnya. Dia memberikan bentuk emosi dengan merampas hak yang bukan untuk diringa. Bahkan dengan kekerasan, hanya untuk memenuhi emosi yang dia punyai. dalam pribadinya mungkin dia punya rasa bersalah sebagai anti pati emosi yang dia lakukan. Dan pencitraan individu seperti ini tidak terlihat oleh orang lain.

Pencitraan atau lebih akrab dengan kata-kata penggambaran individu dapat terlihat dengan jelas melalui emosi tersebut. Orang dikatakan "jahat" jika dia gagal me-manage emosi yang dia punya sehingga pa yang ia lakukan seolah tanpa batas. Sekehendak hati nya sendiri dalam hal apa pun. Orang di katakan "baik" jika seorang tersebut sukses mengatur, membatasi dan mengatasi emosi dalam dirinya. Saya rasa untuk yang ini sudah paham semua.

Jadiiiiiiii........... Emosi bukan "amarah" seperti sangkaan orang. Bukan pula Perbuatan yang tidak lazim..atau membunuh..atau teriak sekuat-kuatnya atau juga makan yang banyak sampai over weight..
Itu hanya bentuk nya.. Betull??
Emosi bukan hal yang menakutkan. Karena setiap individu memilikinya. Siapa yang berhasil mengatur, membatasi dan mengatasi masing-masing "Emosi" yang Kita miliki.. Hasilnya..

Banggalah Anda menjadi Orang Yang sukses..

Okeh.. terima kasih telah membaca pikiran saya.. semoga bermanfaat..
Billahitaufik wal hidayah..
wasssalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuuh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar